Self Kontrol, Sebagai Awal Komunikasi Produktif.
Bismillaah ...
Pagi ini adalah tantangan baru buat saya. Mengawali hari dan berjanji pada diri sendiri untuk membangun komunikasi produktif.
Padahal mah, biasanya emak-emak kalau bicara sambil pegang kerjaan rumah, sambil ngoceh ini itu tanpa memperhatikan kondisi lawan bicara ... tapi kali ini musti berubah !!!!
Diawali dengan pagi yang sibuk pasti diwarnai berbagai macam ke-riweuh-an ala emak-emak. Dari bangun harus paling number one, siapkan sarapan urus anak-anak berangkat sekolah ...
Nawaitu💪😤 .... So it must be fun and no drama😤 ...
Start the day ....
Emak: (tarik napas ... bismillaah)
Assalamu'alaikum ... mas ... bangun yuuuk, kita sholat shubuh. Mas Gibran senang bangun pagi ... (mulai memasukan sugesti...), mas Gibran rajin bangun pagi ..., mas Gibran bisa sholat tepat waktu .... (sambil tetap membangunkan dengan cara elus-elus pipi, tepuk-tepuk bahu)
15 menit berlangsung, masih belum ada tanda-tanda mau bangun😦 ... (tarik nafas😤, tetap tenang...tetap mensugesti, padahal mah tetep kepikiran dapur masak belum kelar😓)
Finally, menit ke 30 sudah mulai buka mata dan duduk ... masya Allah ... sesuatu banget kalau saya bisa setenang ini, mengingat kerjaan menumpuk di pelupuk mata. Tetapi komunikasi produktif ini musti saya awali dari diri saya sendiri ... ya bersabar dan menata hati...
Mas Gibran: masih ngantuk maa ... (sambil duduk sempoyongan).
Emak : iya mas, mama juga tahu kalau mas Gibran masih mengantuk, tapi kita harus memaksakan diri untuk bangun ya ... sholat tepat waktu dan bisa masuk sekolah lebih awal, dan mas Gibran bisa bermain dulu di sekolah.
Mas Gibran :habis sholat aku boleh tidur lagi nggak?
Emak : Lebih baik mas Gibran mandi, pasti kantuknya hilang ...
Gibran: (masih males-malesan bangun)
Emak : ayo mas, coba buka mata perlahan. Kita baca doa bangun tidur yuk ... insya Allah diringankan kakinya untuk ambil wudhu.
Gibran: (berdoa sambil merem) dan berlahan beranjak bangun ke kamar mandi😩
Dari proses ini, saya sudah banyak istighfar karena harus menahan diri terlalu ekspresif😑 seperti biasanya ... alias banyak bicara cepat atau cerewet, meminta anak untuk buru-buru ...
Bismillaah ... I Can Do It 💪😤
Pagi ini adalah tantangan baru buat saya. Mengawali hari dan berjanji pada diri sendiri untuk membangun komunikasi produktif.
Padahal mah, biasanya emak-emak kalau bicara sambil pegang kerjaan rumah, sambil ngoceh ini itu tanpa memperhatikan kondisi lawan bicara ... tapi kali ini musti berubah !!!!
Diawali dengan pagi yang sibuk pasti diwarnai berbagai macam ke-riweuh-an ala emak-emak. Dari bangun harus paling number one, siapkan sarapan urus anak-anak berangkat sekolah ...
Nawaitu💪😤 .... So it must be fun and no drama😤 ...
Start the day ....
Emak: (tarik napas ... bismillaah)
Assalamu'alaikum ... mas ... bangun yuuuk, kita sholat shubuh. Mas Gibran senang bangun pagi ... (mulai memasukan sugesti...), mas Gibran rajin bangun pagi ..., mas Gibran bisa sholat tepat waktu .... (sambil tetap membangunkan dengan cara elus-elus pipi, tepuk-tepuk bahu)
15 menit berlangsung, masih belum ada tanda-tanda mau bangun😦 ... (tarik nafas😤, tetap tenang...tetap mensugesti, padahal mah tetep kepikiran dapur masak belum kelar😓)
Finally, menit ke 30 sudah mulai buka mata dan duduk ... masya Allah ... sesuatu banget kalau saya bisa setenang ini, mengingat kerjaan menumpuk di pelupuk mata. Tetapi komunikasi produktif ini musti saya awali dari diri saya sendiri ... ya bersabar dan menata hati...
Mas Gibran: masih ngantuk maa ... (sambil duduk sempoyongan).
Emak : iya mas, mama juga tahu kalau mas Gibran masih mengantuk, tapi kita harus memaksakan diri untuk bangun ya ... sholat tepat waktu dan bisa masuk sekolah lebih awal, dan mas Gibran bisa bermain dulu di sekolah.
Mas Gibran :habis sholat aku boleh tidur lagi nggak?
Emak : Lebih baik mas Gibran mandi, pasti kantuknya hilang ...
Gibran: (masih males-malesan bangun)
Emak : ayo mas, coba buka mata perlahan. Kita baca doa bangun tidur yuk ... insya Allah diringankan kakinya untuk ambil wudhu.
Gibran: (berdoa sambil merem) dan berlahan beranjak bangun ke kamar mandi😩
Dari proses ini, saya sudah banyak istighfar karena harus menahan diri terlalu ekspresif😑 seperti biasanya ... alias banyak bicara cepat atau cerewet, meminta anak untuk buru-buru ...
Bismillaah ... I Can Do It 💪😤

Komentar
Posting Komentar