SELF CONTROL

SELF CONTROL

PRAAAAANKK!!!!!!!!
Tiba-tiba suara benda jatuh mengalihkan perhatian seluruh penghuni rumah, tentu saja mam langsung berlari kearah sumber suara yang ada di lantai atas. Benar saja piring beserta isinya berserakan di lantai. Dan sudah ada kakak beradik yang mulai beradu mulut membela diri atas insiden tesebut. Masing- masing tidak mau kalah.

Gibran : “ Kamu siih makan pakai bengong, aku mau lewat jadi kesenggol kan piringnya”
Ahmad: “bukan akuuu … kan aku dari tadi diam disitu, lagian abang jalanya sambil nonton TV siih, senggol-senggol piring aku”
Gibran: “Enak aja, makanya pegang piringnya yang kenceng doong … makan juga sambil bengong siih “
Mama : “Masya Allah apa yang terjadi nak?”
Gibran: “ Ahmad tuh maaa … makan sambil bengong”
Ahmad : “Yeeee abang tuuuh jalan sembarangan nggak lihat-lihat, kesenggol piringku”
Mama: “Sudah- sudah cukup debatnya. Ayo kita bersihkan sama-sama, awas hati-hati banyak pecahan kaca disini. Gibran ambilkan plastic dan sapu  untuk menaruh pecahan piring. Ahmad ambil kain lap. Mama coba kumpulkan dulu  pecahan piring ini satu-satu sebelum terinjak kalian, bisa berbahaya.

                Alhamdulillah semua bergerak membantu mama. Jika sejak awal saya sudah emosi mungkin sudah beda ceritanya … semua memang butuh proses, namun proses itulah yang menentukan hasilnya . Kuatkan hati untuk membangun komunikasi produktif. Pasti bisa …

Komentar